Ahad, Mac 19, 2006

Menapak jalan yang menjauh
Tentukan arah yang kumau
Tempatkan aku pada satu peristiwa
Yang membuat hati lara
Di dekat engkau aku tenang
Sandung matamu penuh tanya
Misteri hidup akankah menghilang
Dan bahagia di akhir cerita
Cinta tegarkan hatiku
Tak mau sesuatu merenggut engkau
Naluriku bergetar tak ingin terulang lagi
Kehilangan cinta hati bagai raga tak bernyawa
Aku junjung petuahmu
Cintai dia yang mencintaiku
Hatinya dulu berlayar kini telah menepi
Bukankah hidup kita akhirnya harus bahagia
Di dekat engkau aku tenang
Sandung matamu penuh tanya
Misteri hidup akankah menghilang
Dan bahagia di akhir cerita
Cinta tegarkan hatiku
Tak mau sesuatu merenggut engkau
Naluriku bergetar tak ingin terulang lagi
Kehilangan cinta hati bagai raga tak bernyawa
Aku junjung petuamu
Cintai dia yang mencintaiku
Hatinya dulu berlayar kini telah menepi
Bukankah hidup kita akhirnya harus bahagia
Cinta biar saja ada
Yang terjadi biar saja terjadi
Bagaimana pun hidup hanya cerita
Cerita tentang meninggalkan dan yang ditinggalkan

Tiada ulasan:

#27

My current favourite writer: Fiersa Besari. Sederhana, cerdas dan mengena. If you haven't read any of his works, you should. ...