Rabu, April 12, 2006

hey kamu.

anyway, you'd probably thought i would be writing dengan marahnya about what i felt about what's happening. Thing is, I can't. Can't find the words, not even sure what i am feeling. Bewildered, pelik, tidak percaya. Yang saya tahu, saya tak marah kan kamu.

You might have lost faith, loose all hope, resume to hate. But I have enough faith for both of us. InsyaAllah things will be okay.

Mak pernah kata. We choose to be happy, atau unhappy dgn keadaan. Bukan keadaan tu yang akan ikut kehendak kita.

Contoh? Let's say a girl, harus memilih antara 2 lelaki. Lelaki A, kacak tampan bergaya KAYA tapi dia tak cinta. Lelaki B, kacak tampan bergaya TIDAK KAYA tapi dia cinta.

Terserah sendiri pada gadis tu nak memilih what she thinks will make her happy. To say hell with love dan memilih hidup mewah, atau memilih susah tapi dgn cinta.

Kalau saya gadis itu...saya rasa saya memilih cinta. Mungkin kot saya bodoh?

Memang cinta tak boleh buat kita kenyang. Tak boleh bagi kereta mewah, kondo mewah, barang kemas, apa2lah.

Tapi cinta yang sejuk kan dunia.

Wahai jiwa-jiwa yang tenang
berhati-hatilah dirimu kepada hati-hati yang penuh kebencian yang dalam
Karena sesungguhnya iblis ada dan bersemayam

di hati yang penuh dengan benci dan yang penuh dengan prasangka
laskar cinta...
Sebarkanlah benih-benih cinta
musnahkanlah virus-virus benci
virus yang bisa rusakkan jiwa dan busukkan hati
laskar cinta...
Ajarkanlah ilmu tentang cinta
karena cinta adalah hakikat dan jalan yang terang bagi semua umat manusia

Jika kebencian meracunimu...kepada manusia lainnya
maka sesungguhnya iblis sudah berkuasa atas dirimu
maka jangan pernah berharap aku akan mengasihi menyayangi

manusia-manusia yang penuh benci seperti kamu.
Wahai jiwa-jiwa yang tenang jangan sekali-kali kamu
mencoba jadi Tuhan dengan mengadili dan menghakimi
Bahawasanya kamu memang tak punya daya dan upaya

serta kekuatan untuk menentukan kebenaran yang sejati.
Bukankah kita memang tercipta laki-laki dan wanita
dan menjadi suku-suku dan bangsa-bangsa yang pasti berbeda
Bukankah kita memang harus saling mengenal dan menghormati
bukan untuk saling bercerai-berai dan berperang angkat senjata

Tiada ulasan:

March 2017 - 'Ada Apa Dengan Jogja?' (Part 2.5)

Honestly tho, I have nothing much to say about the show, except what everyone would already know...It was AH-MAY-ZINGGGG!!! *fangirling mod...