Selasa, April 11, 2006

tiba saat mengerti
jerit suara hati yang letih
meski mencoba melagukan
rasa yang ada

mohon tinggal sejenak
lupakanlah waktu
temani air mataku
teteskan lara, merajut asa
menjalin mimpi, hendak dan sepi .. sepi

cinta kan membawamu kembali di sini
menuai rindu, membasuh perih
bawa serta dirimu, dirimu yang dulu
mencintai diriku apa adanya

saat dusta mengalir
jujurkanlah hati
kenakanlah batin jiwamu
kenakan cinta seperti dulu
saat bersama, tak ada keraguan

Tiada ulasan:

#27

My current favourite writer: Fiersa Besari. Sederhana, cerdas dan mengena. If you haven't read any of his works, you should. ...