Jumaat, Februari 06, 2009

Tahniah, Malaysia


A cambodian silk dancer

Siang ini di dua buah sudut kota di Phnom Penh, saya bertemu dengan 2 kelompok berbeda, namun hampir sama. Yang pertama, saya makan siang di Warung Bali, sebuah warung kecil milik orang Karawang, Jawa Barat, yang persis bersebelahan dengan The Cambodian King Palace. Di situlah tempat orang orang Indonesia di Cambodia sering ngumpul dan ngobrol bareng, saling cerita dan macam macam. Ciri khas orang Indonesia, adalah...tidak bisa duduk diam, selalu saja ""kurang kerjaan", dan tidak bisa tanpa teman. Sekali ngumpul langsung meledak.... I love you, Guys ! I'll post something in this site about you guys maybe tomorrow. Now let me share with you about my 2nd meeting.
Saya sempatkan diri mengunjungi sebuah restoran milik warga Muslim Cambodia yang kebetulan menjadi pejabat tinggi di negara tersebut, namanya City Cat Restaurant. Karena sudah makan, saya langsung aja nyelonong ke kantor pengelolanya, yang sekaligus adalah sebuah organisasi Muslim bernama CMDF, Cambodian Muslim Development Foundation. Kebanyakan pengurusnya adalah mahasiswa mahasiswa lulusan universitas universitas Malaysia, dan sangat fasih berbahasa Melayu. Tau saya dari Indonesia, saya disambut gegap gempita, di kasih teh asli cambodia, dibelikan friend chicken, diajak sholat jamaah, dan tentu saja, diajak ngomong melayu. Trust, i was soo much honored and touched by their sincerity, and hospitality.

Sebenarnya, saya juga mau share tentang hebatnya influence Malaysia di Cambodia. Dalam hal ini, saya angkat jempol tinggi tinggi. read this :
1. Ketika habis perang saudara, Cambodia bagaikan negeri tanpa tuan, semua penduduk miskin, semua orang pandai dihabisi, sumber sumber ekonomi tak dapat diakses, anak anak mati karena penyakit, salah urus, dan sebagainya. Dari semua itu, yang paling menderita adalah etnis Cham, kamu minoritas (majority adalah etnis Khmer). kaum yang paling tertindas sejak puluhan tahun, paling miskin, paling rendah tingkat pendidikannya.


A Cham girl, cambodia

2. Saat itulah, pemerintah Malaysia berinisiatif untuk mengangkat harkat orang orang Cham, dengan mengirim pemuda pemudanya kuliah di Malaysia, dengan beasiswa. Selain itu, melalui hubungan diplomatik, (agaknya) Malaysia berhasil memasukkan pemikiran pemikiran moderat tentang Muslim kepada pemerintah berkuasa kamboja.
Itu 15 tahun lalu? Sekarang ???

Sudah banyak dari mereka yang duduk di pemerintahan, menjadi menteri, menjadi anggota parlemen, mempunyai bisnis yang menggurita, dan menjadi andalan partai penguasa untuk mendulang suara. Sungguh di luar dugaan semua orang. 15 tahun, tidak akan ada yang menyangka bahwa kaum Cham yang muslim bisa menjadi begitu berbeda, dan mempunyai suara yang begitu didengar dan dihormati.
Itu saja ? NO !
Barang barang produksi malaysia, mulai dari obat nyamuk, sampai makanan makanan dan minuman berlabel halal membanjiri Cambodia, meski masih jauh dibawah Thailand dan Vietnam. Banyak juga orang cambodia yang begitu menyukai malaysia, dan segala tentangnya.


finish? Not yet

Pebisnis pebisnis besar Malaysia juga sudah masuk ke ranah bisnis gurita. Cambodian Public Bank, provider HP HELLO, Maybank, Sunway Hotel, Holiday hotel, KFC, semuanya dimiliki oleh pebisnis malaysia. Malaysia Airlines, dan Air Asia, juga masuk cambodia dengan leluasa....


Completed? Sebenarnya belum, tapi biar saya underline dikit...
Malaysia, dalam hal ini tidak akan hanya mendapatkan keuntungan bisnis, dan reputasi, tapi juga yang lebih penting adalah....INFLUENCE ! Bayangin, kalau mahasiswa mahasiswa lulusan malaysia menjadi orang penting di cambodia, pejabat, pebisnis, dll, tentu ini akan semakin menguntungkan Malaysia dalam kancah geopolitik regional, maupun internasional. Meski masih dibawah negara negara lain, pengaruh malaysia di Cambodia mulai terasa, dan membesar.

Tahniah...Malaysia.


(As taken from Good News From Indonesia)


p/s: Gadis Malaysia juga cantik. (nggak nyambung...)

4 ulasan:

papaIndah berkata...

i don't know what to make out of this post.
is that a compliments or?

f a r i n a berkata...

I believe it's meant as a compliment. haha...

with hints of dark humor? :-)

Akhyari berkata...

It's a beutiful compliment

papaIndah berkata...

i c, in that case thanks.

#27

My current favourite writer: Fiersa Besari. Sederhana, cerdas dan mengena. If you haven't read any of his works, you should. ...