Selasa, Julai 21, 2009

Lord of the Ring


Tadi malam, tiba-tiba semangat juang meresap ke dalam diri, saya keluarkan sekotak brooch dan accessories Emak, berbekal buah lerak yang di'pau' dari kekasih gelap teman Cah Ayu di sebuah toko barangan silver di Kota Gede, dan sebatang berus gigi terpakai, dengan penuh khusyuk membersih dan mengilat satu persatu accessories yang ada, sampai mengkilap cemerlang bisa terlihat dari langit ke 17! (over, I know)

Bagi yang kurang mengenal buah lerak,

Lerak (terutama Sapindus rarak De Candole, dapat pula S. mukorossi) atau dikenal juga sebagai rerek atau lamuran adalah tumbuhan yang dikenal karena kegunaan bijinya yang dipakai sebagai deterjen tradisional. Batik biasanya dianjurkan untuk dicuci dengan lerak karena dianggap sebagai bahan pencuci paling sesuai untuk menjaga kualitasnya (warna batik).
Antara manfaatnya, biji lerak mengandung saponin, suatu alkaloid beracun, saponin inilah yang menghasilkan busa dan berfungsi sebagai bahan pencuci, dan dapat pula dimanfaatkan sebagai pembersih berbagai peralatan dapur, lantai, bahkan memandikan dan membersihkan binatang peliharaan. Kandungan racun biji lerak juga berpotensi sebagai insektisida. Kulit buah lerak dapat digunakan sebagai wajah untuk mengurangi jerawat dan kudis.

Kulit buah lerak dapat digunakan sebagai wajah untuk mengurangi jerawat dan kudis??!!!

Note to self: must try.

Mom got out an old ring. Setelah bersih indah gemerlap (eceh eceh), she asked me to put it on. And it fits nicely di jari manisku. Mind you, for someone my size, my fingers are absurdly small. Adik-adik selalu bilang tangan saya cacat (kurang hasam!). I love the ring, simple, very old school design, bertatah batu2 nilam kecil.

Kata Emak, "you can have it. Abah bought it for me in England when we were studying there."

Terus cincin ini terasa berat. The image of Arwah Abah saving every penny to buy her this ring as a token of love, suddenly overwhelms me. I feel, it's an honor, to be wearing the ring. Kan anak selalu diibaratkan lambang cinta, dan sekarang macam lambang cinta kuasa dua sebab anak tengah pakai cincin lambang cinta. Complicated?

Tapikan...

Macam mana dari cerita buah lerak boleh melalut cerita pasal cincin??

Moral of the story: keep ur jewelleries and accessories clean with buah lerak. Terima kasih.

6 ulasan:

Cah Ayu berkata...

kalau perlu lagi tahun depan, sila roger hahahah kot2 masih ada adik Hidayat itu di HS Silver :P

f a r i n a berkata...

adik? hahaha...

manja sikit, panggil kang mas aja deh :p

Cah Ayu berkata...

kalau panggil kang mas, nanti dapat sepokok buah lerak jadi hantaran. ahahahahahaha

f a r i n a berkata...

yeay! boleh buat shampoo! cuci baju! yeayyy!

pitt berkata...

dah...cepetan nikah. nanti ada yang belikan TOKEN OF LOVE juga

f a r i n a berkata...

token of love = cincin atau buah lerak?

#27

My current favourite writer: Fiersa Besari. Sederhana, cerdas dan mengena. If you haven't read any of his works, you should. ...