Rabu, Disember 23, 2009

Ketidaksempurnaan Padaku

Pernah tidak, kamu terfikir...

Cinta itu boleh tercetus atas hal-hal yang tidak sempurna, hal-hal kecil malah, yang kadang dipandang enteng. Terlanggar bahu, termiss call, terbaling kacang, terjeling, termesej di laman sosial, termesej di mIRC dengan ucapan hi, asl pls?

Pencetusnya bisa apa aja. Tapi hasilnya sama. Sebuah ketidaksempurnaan yang berbuah sempurna.

And you call it fate.

Tapi bagaimana saat cinta harus terlucut? Rasa tidak rela bukan, melepas cinta yang terbina sekian lama atas alasan yang kecil andai dilihat dari sudut makro? Rasa tidak sudi kan andai kata cinta menggebu-gebu, yang dikukuhkan dengan ucapan sayang tak kunjung jemu saban hari itu, goyah dengan tiupan angin sepoi-sepoi bahasa?

Alasannya boleh apa saja...


Tak pandai buat sambal belacan.

Lupa nak bagi salam masa letak telefon.

Kena marah dengan makwe sebab ingatkan dia ingat anda usha awek tu pakai
skirt pendek, padahal tengok blackberry awek tu.

Pakai baju hijau, pakwe anda paling anti warna hijau.

Bulu hidung panjang.

Ada jerawat gedabak atas batang hidung.

Kentut busuk.

dan lagi dan lagi dan lagi.



Sebuah hakikat. Tidak ada manusia yang sempurna.

Dan kalau ketidaksempurnaan itu bisa membawa cinta itu kepangkuan kita, sejauh mana pula penerimaan kita terhadap ketidaksempurnaan lainnya?

Dan bakalkah ketidaksempurnaan itu malah menambah kasih, atau membunuh rasa?

Sejauh mana kita sanggup berbagi, bertolak ansur dengan ketidaksempurnaan yang ada?

Semoga saja kita selalu bisa melihat ketidaksempurnaan, sebagai hal yang menyempurnakan.

Haruskah kuulangi lagi
Kata cintaku padamu
Yakinkan dirimu

Masihkah terlintas didada
Keraguanmu itu
Susahkan hatimu

Tak akan ada cinta yang lain
Pastikan cintaku hanya untukmu
Pernahkah terbersit olehmu
Akupun takut kehilangan... Dirimu

Ingatkah satu bait kenangan
Cerita cinta kita
Tak mungkin terlupa

Buang semua angan mulukmu itu
Percaya takdir kita
Aku cinta padamu

Akankah nanti
Terulang lagi
Jalinan cinta semu
Dengar bisikku
Bukalah mata hatimu

Setiap kau berkata ingin sendiri, bisa jadi kau membiarkan cinta berlalu begitu saja...

3 ulasan:

anis-chan berkata...

'ter'baling kacang?

sure ke 'ter'? hahaha

Raudha Ismail berkata...

i truly love and appreciate this entry, cik.

i mean it.

raudhaismail berkata...

i truly love and appreciate this entry, cik.

i mean it.

#27

My current favourite writer: Fiersa Besari. Sederhana, cerdas dan mengena. If you haven't read any of his works, you should. ...