Rabu, Jun 20, 2012

And so he says...

Dia benar benar merasakan sakitnya itu...Dalam kadar yang berbeda, saya pun sama. Namun, kami berdua seolah olah selalu menyadarkan diri, bahwa inilah tempat terbaik...inilah jalan terbaik...inilah keadaan yang lebih baik, tanpa menghakimi...tanpa saling menyalahkan. Kekuatan, ketabahan, kesabaran, dan kehati-hatian kami berdua, sungguh teruji matang dan tanpa henti di sini..
Dan sepenuh hati saya, saya mengakui dan mengerti benar, betapa dia teramat besar effortnya ,..untuk tetap berusaha berdiri.


Inilah akhir dari tulisan saya selama ini....tanpa terasa,...air mata pelan mengalir di pipi saya. Air mata ini penuh dengan arti..penuh dengan ketundukan...penuh dengan berpenggal-penggal doa...

Hari hari terakhir ini...ada yang saya catat dengan tinta emas, terucap untuk yang jauh disana...terkirim tuk seseorang yang sempurna....TERIMA KASIH untuk semua......
Doa saya...takkan pernah berhenti terkirim untuk mu...

Tiada ulasan:

March 2017 - 'Ada Apa Dengan Jogja?' (Part 2.5)

Honestly tho, I have nothing much to say about the show, except what everyone would already know...It was AH-MAY-ZINGGGG!!! *fangirling mod...