Selasa, Jun 13, 2017

March 2017 - 'Ada Apa Dengan Jogja?' (Part 2)

Day 2: 11th March 2017
 
Trip ni sebenarnya dirancanakan sebab saya dah teramat rindu nak melompat lebih tinggi di konsert Sheilaon7. The last time I watched them perform live was March 2016 in KL. Dah setahun! Dan memang rezeki anak Soleh, this weekend, saya dapat tengok konsert mereka bukan sekali, tapi DUA!

YABBEDABEDOOOO!!

On Saturday 11th March, Sheilaon7 was set to perform at UNS, Solo. Memandangkan Solo terletak which kira-kira sejam pemanduan dari kota Jogja, dan terdapat pula banyak keretapi yang menghubungkan dua kota ini, memang convenient gila lah. Plan asal adalah untuk menaiki keretapi pagi ke Solo, sekaligus jalan-jalan sebelum konsert So7 malam nanti. Tapi semacam ada berjuta ton pemberat di mata indah ku, bagai tertimbun serbuk tidur di kamarku! hahaha siapa pandai, silalah teka lirik lagu apa tu. Akhirnya setelah beberapa jam berguling-guling atas katil, we finally decide to get up and get ready to face the day.
 
But first, breakfast! (breakfast la sangat, padahal dah pukul 11 pagi!)
 


Lovely façade
 
Since dah lambat anyway, we decided to just leave with Eross and family to Solo. By the time we left the house, ngam-ngam lunch time pulak. Apa lagi, makan time lah! This time, we unleashed our carnivorous side. Sate Klathak FTW! Just check out the insane amount of raw meat on display!



Sate Klathak

Tanda-tanda orang beriman. Tidur sambil tersenyum!
Kira-kira 45 minit setelah bergerak dari Jogja, kami singgah di warung Srabi legendaris ini. Srabi ni, kalau uols nak tau, diperbuat dari tepung beras yang dicampur dengan santan dan digoreng di atas arang. Biasa juga berinti chocolate rice, pisang or even cheese.



 
Kuih leker ni pula, mirip crispy apam balik yang biasa ada di Malaysia. Cuma intinya instead of kacang Tanah dan jagung, adalah pisang, coklat, keju. Sinful gila!
 
Jajanan Pasar
After all the food stops we made, we finally made it to our accommodation for the night, The Sunan Hotel, Solo. Nice huge hotel, very clean, huge breakfast spread, very affordable price. I like.

Deluxe Room for Rp450,000 (approx. RM145)
Memandangkan tiba di hotel pun dah hampir pukul 4 petang, dan saya masih berniat untuk check out the famous Pasar Klewer yang tutup pukul 5 petang, drop je bag, saya dan adik terus ambil Go-jek ke sana. Pasar tradisional yang terkenal dengan dagangan batik ini sebenarnya telah musnah terbakar pada tahun 2014. Pasar yang ada sekarang adalah pasar sementara sebelum bangunan kekal yang bakal lebih besar dan gah dijangka siap hujung 2017 ini. Sorry, no pics sebab rushing gila. Tapi sempat la rembat beberapa pasang kain batik tiap seorang.

Dari Pasar Klewer, terus rushing pulang ke hotel untuk mandi dan bersiap sebab pukul 7 kami dah harus berangkat ke venue. Sampai-sampai je di lobi hotel, terserempak sang bassist, Adam & family. Was especially happy to see their special daughter, Lovely. The first thing she said to me was, "Tante, aku kangennnn". The feeling is mutual, dear!

Lepas bersiap ala kadar, perut harus diisi walaupun belum terlalu lapar. Almaklumlah, persediaan untuk melompat lebih tinggi, perlu usupan gizi. Alasan. Kami makan makan di restoran hotel je. Not bad ah food dia.
Nasi Ikan Bawal & Sambal Bali
Then after dinner, kami langsung ke lobi. The moment drummer So7, Brian saw me, muka shock gila! Hahaha mana tak nya, baru 2 minggu lepas ke Jogja, tau-tau dah ada lagi. Harus la dia suruh saya nikah je terus dengan orang Jogja, senang. To that, I can only say, Aminnnnn! πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Sang Drummer yang dah mula berkecimpung di bidang nyanyian. Check out his first single, "Denganmu" on Youtube and iTunes!
While waiting for our transport


I will write about the concert in a different post. Sebabnya kalau sambung kat sini bakal panjang berjela! Till then, daaa!

Tiada ulasan:

March 2017 - 'Ada Apa Dengan Jogja?' (Part 2.5)

Honestly tho, I have nothing much to say about the show, except what everyone would already know...It was AH-MAY-ZINGGGG!!! *fangirling mod...